DBD Kembali Mewabah di Tangsel, Pasien di Rumah Sakit Meningkat

Judi Online Indonesia

loading… LIGA188

TANGERANG SELATANDemam Berdarah Dengue (DBD) kembali mewabah, di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Pada dua bulan pertama tahun 2019, jumlah pasien di rumah sakit mengalami peningkatan.

Di RS Sari Asih Ciputat, Jalan Otista, Ciputat misalnya. Pasien DBD di RS swasta ini, kerap mengalami kenaikan setiap bulannya. Dimulai sejak Desember 2018, dan terus meningkat pada Januari dan Februari 2019.

Publik Relation RS Sari Asih Ciputat Dr Fitriyati Irviana mengatakan, pasien DBD di RS Sari Asih Ciputat setiap bulannya mencapai ratusan, dan masuk 10 besar penyakit terbesar. (Baca: Pasien DBD di RSU Tangsel Dirawat di Lorong-Lorong)

“Dari Desember sudah ramai. Kamar kita itu penuh terus. Sampai sekarang, angkanya terus meningkat. Kalau Januari yang DBD saja 110 pasien. Februari 120 pasien,” ungkapnya, ditemui SINDOnews, Rabu (6/3/2019).

Sedangkan untuk data Maret 2019, dia belum bisa menariknya. Sebab, masih terus berjalan. Namun, yang pasti jumlah pasien DBD hingga awal Maret ini masih tinggi.

“Kalau Maret ini kita belum bisa narik data, karena masih baru. Tetapi memang masih banyak banget pasien DBD. Dominan ke anak dan dewasa. Rata-rata warga Tangsel. Selebihnya warga luar daerah,” paparnya.

Menurutnya, masalah DBD saat ini, bukan hanya di RS nya. Di RS swasta lain, juga mengalami hal yang sama. Bahkan, termasuk yang ada di Jakarta juga. Pasien DBD selalu memenuhi kamar rawat inap. (Baca juga: Kasus DBD di Tangsel, Bocah 5 Tahun Meninggal Dunia)

“Sebenarnya DBD ini bukan hanya Tangsel doang, tapi nasional. Kalau meninggal, alhamdullilah kita enggak ada. Laporan kematian karena DBD gak ada,” ungkapnya.

Setiap 10 penyakit terbesar yang ditangani RS Sari Asih Ciputat, katanya, pasti akan dilaporkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel. Tidak hanya RS Sari Asih, ada sejumlah RS swasta lainnya juga sama.

Agen Tangkas