Ganti Pimpinan, Ketua DPRD DKI Sebut Hal Biasa

Judi Online Indonesia

loading… MASTER KIU

JAKARTA – Rapat paripurna pergantian antar waktu (PAW) pimpinan DPRD DKI Jakarta kembali dilakukan. Setelah sebelumnya dilakukan untuk Wakil Ketua DPRD fraksi PPP, paripurna kali ini dilakukan untuk Wakil ketua DPRD fraksi Demokrat.

Rapat Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi dan disaksikan oleh Gubernur Anies Baswedan, Sekretaris Daerah Saefullah serta Wakil Ketua DPRD M Taufik.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, dalam rapat paripurna, pihaknya hanya menyampaikan usulan pemberhentian saudara Ferrial Sofyan sebagai wakil ketua DPRD DKI Jakarta dan mengumumkan penetapan saudara Santoso sebagai pengganti wakil ketua DPRD disisa masa jabatan 2014-2019.

Menurut pria yang biasa disapa Pras ini, rotasi dalam kepemimpinan adalah hal yang wajar terjadi dalam suatu partai. Rotasi tersebut sesuai Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat nomor 06/SK/DPP.PD/I/2019 yang ditanda tangani Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan pada 23 Januari 2019.

“Tidak ada apa-apa dengan rotasi. Ini hal yang biasa, dan itu masalah internal,” kata Pras usai memimpin rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (20/2/2019).

Senada dengan Pras, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik menuturkan, pergantian pimpinan DPRD kali ini adalah urusan internal Partai Demokrat. Menurutnya, hal itu merupakan kewenangan partainya untuk mengganti pimpinan.

Politisi Partai Gerindra itu pun berharap agar Santoso yang menggantikan posisi Ferrial bisa bekerja maksimal dan bisa lebih aktif lagi di lingkungan DPRD DKI Jakarta.

“Semoga lebih banyak aktif, kemudian lebih punya perhatian yang lebih serius sebagai pimpinan,” ungkapnya.

Sementara itu, Santoso menyatakan, akan lebih fokus untuk meningkatkan pengawasan setelah mejabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Menurutnya, setelah pembahasan anggaran dilakukan, DPRD DKI memiliki fungsi memaksimalkan pengawasan berdasarkan konstitusi.

“Bukan kemarin lemah tapi lebih meningkatkan. Kami juga ingin meningkatkan upaya kesejahteraan masyarakat. Contoh melalui pemberdayaan Usaha Mikro Kecil menengah (UMKM) dilokasi Mass Rapid Transit (MRT) dan light Rail Transit (LRT) yang dikelola oleh dua BUMD DKI,” ungkapnya.

Santoso memastikan bahwa pergantiannya diakhir masa jabatan pimpinan DPRD 2014-2019 tidak akan mengganggu kinerja DPRD. Menurutnya, pergantian ini adalah sebuah penyegaran dalam rangka optimalisasikan peran kadernya di lembaga legislatif. “Dengan darah baru, diharapkan DPRD lebih fresh dan kinerjanya lebih maksimal lagi,” pungkasnya.

(mhd)

Agen Slot