Pemkot Tangsel Tuding Warga Masih Suka Buang Sampah di Sungai

Judi Online Indonesia

loading…

TANGERANG SELATAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyatakan, masih banyak warga yang suka membuang sampahnya ke sungai. Sampah-sampah itu, lalu terbawa arus yang berakhir di Situ Parigi, Pondok Aren.

Tingginya volume sampah yang dikirim dari sungai ke situ, membuat petugas DLH kesulitan membersihkan sampah di situ. “Satu minggu bisa 7 ton lebih sampah yang dibuang ke Situ Parigi. Kalau musim hujan yang berasa, sampah dari mana-mana dibawanya ke situ,” kata Kepala DLH Kota Tangsel Toto Sudarto kepada wartawan, Jumat (15/3/2019). (Baca: Tampung Limbah Perumahan, Situ Parigi Jadi Tempat Sampah Raksasa)

Dijelaskan dia, persoalan sampah di Situ Parigi, tidak akan pernah bisa diselesaikan. Selama kebiasaan masyarakat yang membuang sampah ke sungai dihentikan.

“Warga banyak yang membuang sampah ke kali. Sehingga kalau hujan kebawa dan mampir ke situ. Warga di bantaran sungai yang paling banyak. Warga langsung buang sampah rumah tangga ke kali,” jelasnya.

Ditambahkan dia, sanksi bagi warga yang membuang sampah ke sungai sebenarnya sudah jelas, yakni Rp100-200 ribu. Namun, sanksi tersebut tidak pernah ditegakkan.

“Saat ini perdanya sedang dibuat agar yang buang sampah disanksi. Saat ini perdanya sedang direvisi. Sanksinya buang sampah ke kali Rp100-200 ribu,” sambung Toto lagi. (Baca juga: Sampah TPA Cipeucang Longsor, Sungai Cisadane Tercemar)

Ditambahkan dia, untuk mengatasi agar sampah yang dibuang ke sungai tidak semuanya masuk ke dalam situ, pihak DLH memasang jaring pada saluran air. Namun, masih saja ada yang masuk ke dalam situ.

Berdasarkan pengamatan di lokasi, Situ Perigi sedang kering. Airnya tampak menyusut tajam. Timbunan sampah yang terjadi selama bertahun-tahun tidak diangkat, membuat situ menjadi dangkal.

(ysw)

Agen Slot